Air terlihat jernih belum tentu aman dikonsumsi. Ketahui fakta tentang zat terlarut yang tidak terlihat di air sumur dan cara memastikan keamanan air jernih aman dikonsumsi lewat artikel ini.
Ditulis oleh Tim EcoFilter | Teknisi Filter Air Kota Malang
Anda mungkin setiap hari meneguk air dari keran di rumah dengan tenang karena melihat airnya jernih. Tidak keruh, tidak berwarna, kelihatannya bersih. Tapi pernahkah Anda berhenti sejenak dan bertanya, apakah benar air yang terlihat jernih ini aman untuk dikonsumsi setiap hari?
Jawabannya mungkin akan mengejutkan Anda. Air jernih bukan berarti aman dan ini bukan sekadar teori. Banyak kasus di Malang di mana air sumur terlihat bening sempurna tapi ternyata mengandung zat yang cukup berbahaya untuk kesehatan. Mari kita bahas faktanya satu per satu.
Baca Juga: 5 Cara Cek Kualitas Air Sumur Sendiri Sebelum Pasang Filter Air
Air Jernih Aman Dikonsumsi Tidak Bisa Dinilai dari Mata
Mata kita hanya bisa melihat partikel kasar yang cukup besar untuk mengubah warna atau kekeruhan air. Pasir, lumpur, dan karat yang membuat air terlihat keruh. Tapi di luar itu, ada banyak zat yang berada di dalam air tanpa mengubah tampilannya sama sekali.
Bayangkan seperti ini. Anda punya segelas air yang bening. Di dalamnya terlarut gula yang tidak terlihat. Airnya tetap bening tapi rasanya manis. Sekarang bayangkan yang terlarut bukan gula tapi zat besi, bakteri, atau bahan kimia. Airnya juga tetap bening tapi kandungannya sangat berbahaya untuk tubuh Anda.
Di Malang sendiri, kondisi geologis yang didominasi lapisan tanah vulkanik membuat air tanah sering kali mengandung mineral terlarut dalam jumlah yang cukup tinggi. Zat besi, mangan, dan mineral lainnya bisa berada di dalam air tanpa mengubah tampilannya jadi kuning atau keruh. Bahkan untuk melihat perubahan warnanya pun kadang butuh waktu beberapa jam setelah air terpapar udara.
Terlihat Air Jernih Aman Dikonsumsi Tapi Ada Zat Tersembunyi
- Zat besi terlarut. Ini yang paling umum di Malang. Zat besi yang sudah terlarut dalam air tidak terlihat oleh mata. Airnya tetap bening. Tapi setelah didiamkan beberapa jam dan terkena udara, warnanya perlahan berubah jadi kuning atau kecoklatan karena proses oksidasi. Bahkan sebelum berubah warna pun, zat besinya tetap ada dan sudah masuk ke tubuh Anda setiap kali Anda minum.
- Mangan. Mirip dengan zat besi, mangan juga bisa terlarut dalam air tanpa terlihat. Dalam jangka panjang, paparan mangan yang berlebihan bisa berdampak pada sistem saraf. Di beberapa titik di Malang, kandungan mangan di air tanah cukup signifikan.
- Bakteri dan mikroorganisme. Ukuran bakteri jauh lebih kecil dari yang bisa Anda lihat dengan mata telanjang. Air yang terlihat bening bisa saja mengandung bakteri E coli atau mikroorganisme lain yang menyebabkan gangguan pencernaan. Terutama untuk air sumur dangkal di area padat penduduk, risikonya cukup tinggi.
- Bahan kimia dan residu pestisida. Di area dekat pertanian atau bekas lahan pertanian, air tanah bisa mengandung residu pestisida yang sudah meresap selama bertahun tahun. Zat ini tidak terlihat dan tidak berbau tapi bisa berdampak serius pada kesehatan dalam jangka panjang.
- Logam berat. Timbal, arsenik, dan merkuri bisa terlarut dalam air tanpa mengubah tampilannya. Paparan jangka panjang terhadap logam berat ini bisa menyebabkan masalah kesehatan yang sangat serius termasuk gangguan perkembangan pada anak dan peningkatan risiko kanker.
Baca Juga: Ini 6 Bahaya Filter Air Tidak Dirawat Cek Kondisinya Sekarang Juga!
Fakta Lapangan Anggapan “Air Jernih Aman Dikonsumsi” yang Sering Kami Temui
Sebagai teknisi filter air yang menangani berbagai kasus di Malang, kami cukup sering menemukan situasi di mana pemilik rumah mengira air mereka aman karena terlihat jernih.
Ada keluarga yang sudah bertahun tahun minum air sumur langsung dari keran karena airnya tidak keruh dan tidak berbau. Setelah diperiksa, ternyata kandungan zat besi terlarutnya cukup tinggi. Setelah difilter, air yang keluar dalam beberapa menit pertama berubah kuning di ember karena zat besi yang tadinya terlarut mulai teroksidasi dan terlihat.
Ada juga kasus di mana air sumur terlihat sangat bening dan tidak berbau tapi setelah dites di laboratorium ditemukan kandungan bakteri yang melebihi batas aman. Pemilik rumah dan keluarganya sudah mengonsumsi air tersebut selama bertahun tahun tanpa tahu bahwa airnya tidak aman. Kasus seperti ini membuktikan bahwa penilaian berdasarkan tampilan visual saja sangat tidak cukup untuk menentukan keamanan air.
Cara Memastikan Air Jernih Aman Dikonsumsi di Rumah Anda
- Tes laboratorium. Ini cara paling akurat untuk tahu secara pasti apa yang terkandung dalam air Anda. Cukup bawa sampel air ke laboratorium kesehatan terdekat. Hasilnya akan menunjukkan kadar zat besi, mangan, pH, kekeruhan, bakteri, dan parameter lainnya. Dari data ini Anda bisa menilai apakah air jernih aman dikonsumsi atau tidak.
- Tes sederhana di rumah. Beberapa tes sederhana yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah antara lain memeriksa perubahan warna air setelah didiamkan beberapa jam, mencium bau air, atau memeriksa apakah ada endapan di dasar wadah setelah semalaman. Meskipun tidak selengkap tes laboratorium, tes ini bisa memberikan gambaran awal.
- Memastikan air melewati filter air yang tepat. Cara paling praktis untuk memastikan keamanan air adalah memasang filter air yang sesuai dengan masalah air di rumah Anda. Dengan filter air yang tepat, zat besi, mangan, bakteri, dan kontaminan lainnya sudah tersaring sebelum air sampai ke keran.
Jangan Hanya Mengandalkan Tampilan Visual
Kesimpulannya, air jernih aman dikonsumsi tidak hanya dari tampilan yang bening. Banyak zat berbahaya yang tersembunyi di dalam air tanpa mengubah tampilannya. Paparan terhadap zat ini selama bertahun-tahun bisa berdampak serius pada kesehatan Anda dan keluarga.
Mulai sekarang, jangan hanya menilai keamanan air berdasarkan tampilannya. Lakukan tes, perhatikan tanda-tanda perubahan, dan pastikan air di rumah Anda sudah melewati proses filtrasi yang memadai.
Jika Anda masih ragu dengan keamanan air sumur di rumah, hubungi tim EcoFilter. Kami bisa mengecek kondisi air Anda dan memberikan rekomendasi filter sesuai kebutuhan Anda. Konsultasi gratis dan survei gratis untuk warga Malang dan sekitarnya.