fbpx

7 Kesalahan Perawatan Filter Air yang Sering Dilakukan Tanpa Disadari

Ternyata banyak pengguna yang melakukan kesalahan perawatan filter air tanpa sadar. Cek 7 kesalahan berikut agar filter air di rumah Anda tetap optimal.

Ditulis oleh Tim EcoFilter | Teknisi Filter Air Kota Malang

Anda sudah pasang filter air dan merasa semuanya sudah beres. Tinggal pakai, air tetap bersih, selesai. Tapi ternyata banyak pemilik tanpa disadari melakukan kesalahan perawatan filter air. Kesalahan kecil yang dibiarkan terus menerus bisa membuat filter air cepat rusak atau tidak berfungsi optimal.

Sebagai teknisi yang sudah menangani ratusan pemasangan filter air di Malang, kami cukup sering menemukan kasus seperti ini. Pelanggan datang dengan keluhan air kembali bermasalah, tapi ternyata bukan karena filternya jelek. Melainkan karena perawatannya yang kurang tepat. Agar Anda tidak mengalami hal yang sama, berikut tujuh kesalahan perawatan filter air yang paling sering kami temui.

Baca Juga: Berapa Biaya Perawatan Filter Air Per Tahun? Ini 3 Rinciannya

Tidak Pernah Mengganti Media Filter

Ini kesalahan perawatan filter air yang paling fatal. Banyak orang yang pasang filter air lalu tidak pernah mengganti medianya selama bertahun tahun. Mereka mengira selama tabungnya masih terpasang dan air masih mengalir, berarti semuanya baik baik saja.

Padahal media filter punya masa pakai. Setelah jenuh menyerap kontaminan, ia tidak lagi bisa menyaring dengan efektif. Bahkan media yang sudah terlalu lama bisa jadi sarang bakteri yang justru memperburuk kualitas air. Jadi bukannya lebih bersih, air malah bisa lebih berbahaya.

Mengganti Media dengan Jenis yang Salah

Ini yang cukup sering terjadi pada orang yang mengganti media filter sendiri. Mereka membeli media pengganti berdasarkan harga yang murah atau rekomendasi yang tidak jelas tanpa memastikan jenis medianya sesuai dengan filter yang terpasang.

Media filter yang tidak sesuai bisa berdampak buruk. Misalnya Anda memerlukan media iron removal tapi yang dipasang justru media sediment biasa. Hasilnya air memang terlihat lebih bening tapi zat besi terlarut tetap lolos. Atau yang lebih parah, media yang tidak sesuai malah menyumbat dan merusak seluruh sistem filter.

Mengabaikan Perubahan Kualitas Air

Kadang tanda tanda masalah sudah muncul tapi dianggap biasa saja. Air mulai sedikit berbau tapi dibiarkan. Tekanan air mulai turun tapi diabaikan. Air mulai terasa sedikit keruh tapi dianggap hal normal.

Perubahan kecil seperti ini sebenarnya adalah sinyal awal bahwa ada sesuatu yang tidak beres. Kalau ditangani sejak dini, masalahnya jauh lebih mudah diselesaikan. Kesalahan perawatan filter air kalau dibiarkan sampai parah, bisa jadi butuh penggantian komponen yang lebih besar dan biaya yang lebih banyak.

Tidak Membersihkan Tabung Filter

Media filter memang diganti secara berkala. Tapi tabung filternya juga perlu dibersihkan. Selama berbulan bulan digunakan, bagian dalam tabung bisa menumpuk endapan dan kotoran yang tidak ikut terbuang saat media diganti.

Kesalahan perawatan filter air yang jarang membersihkan tabung kotor bisa mengontaminasi media filter baru yang baru dipasang. Artinya meskipun medianya sudah baru, air yang keluar tetap tidak sebersih yang seharusnya. Membersihkan tabung saat penggantian media adalah bagian yang tidak boleh dilewatkan.

Memasang Filter di Lokasi yang Tidak Tepat

Ini kesalahan perawatan filter air yang terjadi sejak awal tapi baru terasa dampaknya beberapa bulan kemudian. Filter air yang dipasang di tempat yang lembab, terkena sinar matahari langsung, atau sulit diakses akan cepat rusak dan merepotkan saat perlu dirawat.

Coba periksa tempat pemasangan filter air di rumah Anda. Apakah mudah dijangkau untuk servis? Apakah terlindung dari panas dan kelembaban berlebih? Jika ada masalah dengan tempat pemasangan, mungkin sudah saatnya mempertimbangkan pemindahan ke tempat yang lebih sesuai.

Menggunakan Air Melebihi Kapasitas Filter

Setiap filter air punya kapasitas aliran tertentu. Jika Anda menggunakan air melebihi kapasitas tersebut, filter akan bekerja lebih berat dan medianya lebih cepat jenuh. Ini sering terjadi pada keluarga yang anggotanya bertambah atau pada rumah yang penggunaan airnya meningkat drastis setelah pasang filter.

Tanda tanda penggunaan berlebih biasanya berupa tekanan air yang menurun lebih cepat dari biasanya dan media filter yang harus diganti lebih sering dari jadwalnya. Jika ini yang terjadi, mungkin Anda perlu menyesuaikan kapasitas filter dengan kebutuhan yang sekarang.

Tidak Pernah Mengecek Sistem Secara Keseluruhan

Kesalahan perawatan filter air yang terakhir, hanya fokus pada media filter tanpa memperhatikan komponen lain. Valve, seal, o ring, pipa sambungan, dan komponen kecil lainnya juga punya umur pakai. Jika ada satu komponen yang rusak atau aus, bisa mempengaruhi kinerja seluruh sistem filter air.

Mengecek keseluruhan sistem secara rutin memastikan tidak ada komponen yang luput dari perhatian. Dan ini sebaiknya dilakukan oleh teknisi yang tahu persis apa yang harus diperiksa dan bagaimana mengatasinya jika ada masalah.

Apakah Anda Melakukan Salah Satu Kesalahan Ini

Kalau setelah membaca tujuh poin di atas Anda menyadari bahwa Anda pernah atau sedang melakukan salah satunya, jangan panik. Kabar baiknya, sebagian besar kesalahan perawatan filter air ini bisa diperbaiki dengan langkah yang cukup sederhana.

  1. Periksa kondisi filter air di rumah Anda sekarang juga. Kapan terakhir kali media diganti. Apakah ada perubahan kualitas air. Apakah ada komponen yang terlihat aus atau rusak.
  2. Hubungi tim EcoFilter melalui WhatsApp untuk pengecekan menyeluruh. Teknisi kami akan datang ke rumah Anda, memeriksa seluruh sistem filter air, dan memberikan laporan kondisi beserta rekomendasi perbaikan yang diperlukan.

Tidak perlu menunggu sampai masalahnya semakin parah. Semakin cepat ditangani, semakin mudah dan semakin hemat biayanya.

Main Menu