fbpx

4 Jenis Filter Air dan Fungsinya yang Wajib Anda Tahu Sebelum Beli

Bingung pilih filter air yang tepat? Kenali 4 jenis filter air dan fungsinya mulai dari sediment, karbon aktif, iron removal hingga filter UV. Temukan produk filter sesuai kebutuhan Anda dengan konsultasi bersama kami melalui WhatsApp.

Anda sudah tahu air sumur di rumah bermasalah. Mungkin kuning, mungkin berbau, mungkin keruh. Sekarang Anda berniat pasang filter air tapi bingung harus pilih yang mana. Di pasaran ada banyak sekali jenis filter air dengan berbagai merek dan harga. Kalau asal beli, bisa bisa uang keluar tapi masalah air tidak terselesaikan.

Tenang, artikel ini akan membantu Anda memahami 4 jenis filter air dan fungsinya yang paling umum digunakan di sekitar kita. Setelah membaca ini, Anda akan lebih paham filter air mana yang cocok untuk masalah air di rumah Anda.

Baca Juga: 7 Cara Memilih Filter Air yang Tepat Sesuai Masalah Air Sumur di Rumah

Filter Air Sediment

Ini adalah salah satu jenis filter air dan fungsinya yang paling dasar dan hampir selalu dibutuhkan, apa pun masalah air Anda. Fungsinya menyaring partikel padat yang tercampur dalam air seperti pasir, lumpur, tanah, karat, dan kotoran kasar lainnya.

Coba Anda bayangkan air sumur yang keluar dari pompa membawa butiran halus yang tidak terlihat oleh mata. Partikel partikel ini akan terus mengalir ke seluruh instalasi pipa di rumah Anda. Lama kelamaan bisa menyumbat keran, merusak mesin cuci, dan membuat water heater lebih cepat rusak.

Filter air sediment mencegah semua itu. Media penyaringnya biasanya berupa spun filter atau pleated filter yang punya pori pori sangat halus. Air yang melewati filter ini akan terbebas dari partikel kasar sehingga terlihat lebih jernih.

Yang perlu Anda ingat, filter air sediment hanya menyaring partikel fisik. Dia tidak bisa menghilangkan bau, warna, atau kandungan kimia dalam air. Jadi kalau air Anda sudah jernih tapi masih berbau atau berwarna, Anda memerlukan jenis filter air tambahan.

Filter Air Karbon Aktif

Kalau filter sediment menangani partikel kasar, filter air karbon aktif menangani masalah yang berbeda yaitu bau, rasa, dan warna yang tidak diinginkan. Karbon aktif bekerja dengan cara menyerap molekul molekul penyebab bau dan rasa pada permukaannya.

Anda punya masalah air sumur berbau besi? Filter air karbon aktif bisa mengatasinya. Air berbau lumpur atau bau tanah? Karbon aktif juga efektif menanganinya. Bahkan beberapa jenis bahan kimia organik dan residu pestisida yang mungkin tercampur dalam air tanah juga bisa diserap oleh media ini.

Coba Anda cek lagi. Jika air di rumah Anda terlihat relatif jernih tapi baunya mengganggu, kemungkinan besar filter air karbon aktif adalah solusi utama yang Anda butuhkan. Dipadukan dengan filter sediment di tahap awal, kombinasi dua jenis filter air dan fungsinya ini sudah cukup untuk kasus masalah bau yang ringan sampai sedang.

Satu hal yang perlu Anda perhatikan, media karbon aktif punya masa pakai. Setelah jenuh menyerap kontaminan, kemampuannya akan menurun. Biasanya media filter air karbon aktif perlu diganti setiap 6 sampai 12 bulan tergantung kondisi air dan intensitas penggunaan.

Baca Juga: Berapa Biaya Pasang Filter Air di Malang? Ini Estimasi di 2026

Filter Air Iron Removal

Nah ini dia jenis filter air dan fungsinya yang paling banyak dicari oleh warga Malang. Kenapa? Karena masalah air sumur yang paling sering ditemui di sini adalah kandungan zat besi dan mangan yang tinggi. Gejalanya berupa air kuning, bau besi yang menyengat, dan kerak coklat pada peralatan rumah tangga.

Filter air iron removal dirancang khusus untuk menangani masalah ini. Media filternya menggunakan bahan khusus seperti manganese greensand atau birm yang bereaksi dengan zat besi dan mangan di dalam air. Zat besi yang tadinya terlarut dan tidak terlihat akan diendapkan dan disaring sehingga air yang keluar sudah bersih dari kandungan logam berlebih.

Yang sering terjadi, banyak orang memasang filter sediment saja untuk mengatasi air kuning. Hasilnya memang air terlihat lebih bening, tapi bau besinya tetap ada. Ini karena filter sediment hanya menyaring partikel kasar sementara zat besi terlarut tetap lolos. Untuk benar benar menghilangkan zat besi, Anda memerlukan filter air iron removal.

Jika Anda mengalami masalah air kuning atau bau besi, kombinasi yang paling efektif adalah filter sediment di tahap pertama, filter air iron removal di tahap kedua, dan filter air karbon aktif di tahap ketiga. Kombinasi tiga tahap jenis filter air dan fungsinya ini sudah terbukti efektif menangani sebagian besar kasus air sumur bermasalah di wilayah Malang.

Filter Air UV dan Sistem Sterilisasi

Jenis filter air terakhir yang perlu Anda ketahui adalah filter air UV. Berbeda dengan tiga jenis sebelumnya yang bekerja secara mekanis dan kimia, filter air UV menggunakan sinar ultraviolet untuk membunuh bakteri, virus, dan mikroorganisme yang mungkin masih ada di dalam air.

Anda perlu filter air UV jika hasil tes laboratorium menunjukkan adanya kontaminasi bakteri pada air sumur Anda. Terutama untuk Anda yang menggunakan air sumur dangkal di area padat penduduk, risiko kontaminasi bakteri dari air tanah cukup tinggi. Filter air UV bisa menjadi lapisan keamanan terakhir sebelum air sampai ke keran.

Selain filter UV, ada juga sistem reverse osmosis yang menghasilkan air dengan tingkat kemurnian sangat tinggi. Sistem ini cocok untuk Anda yang benar benar ingin memastikan air minum di rumah bebas dari kontaminan. Tapi perlu Anda pertimbangkan bahwa sistem reverse osmosis membutuhkan tekanan air yang cukup dan menghasilkan air buangan yang lumayan banyak.

Baca Juga: 4 Penyebab Air Sumur Berminyak dan Berbusa yang Harus Anda Waspadai

Jadi Filter Air Mana yang Anda Butuhkan?

Semua kembali ke masalah air di rumah Anda. Kalau air keruh dan berpasir, mulai dari filter air sediment. Kalau air berbau tapi relatif jernih, filter air karbon aktif adalah pilihan utama. Kalau air kuning atau bau besi, Anda butuh filter air iron removal. Kalau ada kekhawatiran soal bakteri, tambahkan filter air UV.

Dan yang paling ideal tentu saja kombinasi beberapa jenis filter air dan fungsinya yang disesuaikan dengan kondisi air Anda. Setiap rumah bisa punya kombinasi yang berbeda karena kondisi air tanah di satu lokasi dengan lokasi lainnya bisa sangat berbeda.

Kalau Anda masih bingung menentukan kombinasi yang tepat, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tim EcoFilter. Konsultasi gratis dan bisa dilakukan melalui form di website ini atau langsung chat kami lewat WhatsApp. Ceritakan saja kondisi air sumur Anda, biar kami yang bantu menentukan filter air yang paling cocok untuk rumah Anda.

Main Menu